Kebakaran Bappeda Subang - Jawa Barat

Kebakaran Bappeda Subang
Siang ini tanggal 10 Februari 2010, Kantor Bappeda Subang Jawa Barat habis di lalap si jago merah alias kebakaran. Dari hasil pantauan saya (gaya pembawa berita :D) sepertinya gedung tersebut habis tak tersisa.

Dan menurut beberapa orang yang sempat saya tanya, bahwa kebakaran ini bermula dari hubungan arus pendek dan meyebabkan letupan yang menimbulkan api hingga akhirnya menyambar benda yang mudah terbakar di sekitarnya.

Kebakaran ini bermula dari lantai dua gedung Bappeda Subang, dan yang terselamatkan yang saya dengar hanya seperangkat komputer berisi data-data penting. Namun arsip-arsip yang lainnya sepertinya tidak sempat terselamatkan.

Saat saya ada di lokasi kebakaran angin bertiup sangat kencang hingga petugas pemadam kebakaran pun sepertinya kesulitan untuk memadamkan besarnya api tersebut. Ada sekitar 3 mobil pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan kobaran api tersebut, namun sepertinya semuanya sudah terlambat dikarenakan gedung sudah tidak mungkin terselamatkan.

New Update :
Kerugian akibat kebakaran ini mencapai 7 Miliar Rupiah, seperti di lansir oleh Klik-Galamedia.com. Dan hingga saat ini gedung tengah dijaga oleh beberapa polisi dari Polres Subang dan di pasang pita pembatas polisi.
Kutipan dari website Subang.go.id
(Diskominfo/Humas Subang)
Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik di ruang server komputer Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA) Kabupaten Subang, menyebakan terjadinya kebakaran dan menghanguskan bangunan gedung Bapeda Subang (10/2). Menurut salah seorang saksi yang juga merupakan pegawai Bapeda mengatakan, bahwa api mulai terlihat berkobar dari ruang sever komputer lantai II gedung tersebut sekitar pukul 12.30 WIB. Tepat pukul 13.45 WIB api sudah mulai bisa dikendalikan.

Sejumlah petugas pemadam kebarakan mulai berani masuk ke gedung lokasi kebakaran untuk memadamkan sisa-sisa bara api yang masih ada. Aparat kepolisian dari Polres Subang langsung memasang garis polisi diseputar lokasi kebakaran guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari Sekretaris Bapeda, Drs. Dedy Pujasumedi Patah, M.Si. bentuk kerugian yang diderita ialah sejumlah laptop milik pejabat dan pegawai Bapeda serta milik peserta rapat Musrenbang. Selain itu 20 unit komputer inventaris, 1 unit printer, 16 unit pendingin udara (AC), 1 perangkat server data senilai Rp 15 juta dan sejumlah peralatan elektronik di 2 ruang rapat serta peralatan mebeuler ikut hangus terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai milyaran.
Kerugian lainnya ialah ikut terbakarnya data-data pegawai dan dokumen-dokumen asli berupa buku tabungan, ijazah dan seperangkat data rencana pembangunan.
Berikut beberapa gambar yang saya ambil di lokasi kebakaran beserta tambahan gambar lainnya yang saya ambil dari facebook beberapa teman.

0 comments:

Post a Comment

Hide Sidebar
Show Sidebar